Posted on August 12, 2010 at 9:10 am
Alhamdulillah, berikut ini kami hadirkan rekaman kajian tema “Ahlus Sunnah Menjauhi Perpecahan” yang disampaikan oleh al-Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary -hafizhahullah- saat beliau melakukan safari dakwah di Balikpapan. Semoga nasihat beliau pada kajian ini bermanfaat bagi kita, khususnya kepada ikhwan dan akhowat yang berusaha meniti manhaj Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Silakan download rekaman kajiannya pada link [...]
- , Ahlus Sunnah wal Jama'ah, DownLoad Audio, Manhaj, Nasihat, Salafiyah, ahlussunnah, dakwah salaf, manhaj Salaf, perpecahan, perselisihan, salaf, sunnah
- by salafiyunpad
Posted on May 26, 2009 at 1:52 pm
Sebagian salaf menyatakan: “Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan kecintaan (Rasa Hubb) semata, mak ia seorang zindiq. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan rasa harap (Roja’) semata, mak ia seorang murji’. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan rasa takut (Khouf) semata, maka ia seorang Haruriy. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala dengan kecintaan, rasa takut dan rasa harap, maka ia seorang mukmin muwahid”
Sebagian salaf menyatakan: “Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan kecintaan (Rasa Hubb) semata, mak ia seorang zindiq. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan rasa harap (Roja’) semata, mak ia seorang murji’. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan rasa takut (Khouf) semata, maka ia seorang Haruriy. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala dengan kecintaan, rasa takut dan rasa harap, maka ia seorang mukmin muwahid”
Sebagian salaf menyatakan: “Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan kecintaan (Rasa Hubb) semata, mak ia seorang zindiq. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan rasa harap (Roja’) semata, mak ia seorang murji’. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan rasa takut (Khouf) semata, maka ia seorang Haruriy. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala dengan kecintaan, rasa takut dan rasa harap, maka ia seorang mukmin muwahid”
Sebagian salaf menyatakan: “Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan kecintaan (Rasa Hubb) semata, mak ia seorang zindiq. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan rasa harap (Roja’) semata, mak ia seorang murji’. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan rasa takut (Khouf) semata, maka ia seorang Haruriy. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala dengan kecintaan, rasa takut dan rasa harap, maka ia seorang mukmin muwahid”
Sebagian salaf menyatakan: “Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan kecintaan (Rasa Hubb) semata, mak ia seorang zindiq. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan rasa harap (Roja’) semata, mak ia seorang murji’. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala hanya dengan rasa takut (Khouf) semata, maka ia seorang Haruriy. Siapa yang menyembah Allah Ta’ala dengan kecintaan, rasa takut dan rasa harap, maka ia seorang mukmin muwahid”